Sobat, aku sungguh tak mengerti
Semua ini bisa terjadi
Setelah perkenalan itu
Aku terhanyut
Aku sebenar - benarnya tak kuasa
Mendambakannya…
Merindukannya…
Kutahu dia milikmu tercinta
Sebagai kembang yang kau pilih
Namun hatiku hatinya
Mengisyaratkan rasa
Ingin memetik, merangkai
Menjalinkan ikatan abadi
Mendambakannya…
Merindukannya…
Reff : Oh… sobat, maafkan aku mencintainya
Aku tak bermaksud membuatmu sungguh tak berarti
Oh… sobat, maafkan aku mencintainya
Aku tak bermaksud membuatmu sungguh tak berarti
Mencoba menahannya himpitan rasa itu
Merajam keruhnya jiwaku
Ternyata hidupku dan dirinya terikat rasa tulus
Takkan menyusutkan pelukku dan rindunya
Mendambakannya…
Merindukannya…
Back to Reff
Oo ho… ho… ho…
Permalink
Tidak ada Komentar
Semula ku tak tahu
Engkau juga kan ingin memilikinya
Bukankah ku lebih dulu
Bila engkau temanku
Sebaiknya tak mengganggu
reff:
Dia untukku, bukan untukmu
Dia milikku, bukan milikmu
Pergilah kamu, jangan kau ganggu
Biarkan aku mendekatinya
Kamu tak akan mungkin mendapatkannya
Karena dia berikan aku pertanda juga
Janganlah kamu banyak bermimpi, oooh
Dia untuk aku
Bukankah belum pasti
Kamu juga kan jadi dengan dirinya
Dia yang menentukan
Apa yang ’kan terjadi
Tak usah mengaturku
reff2:
Dia untukku, bukan untukmu
Dia milikku, bukan milikmu
Lihatlah nanti, lihatlah saja
Biarkan aku mendekatinya
Kamu tak akan mungkin mendapatkannya
Karena dia berikan aku pertanda juga
Janganlah kamu banyak bermimpi, oooh
Kusarankan engkau mundur saja, ooo
repeat reff
repeat reff2
Dia untuk aku
Bukan, dia untuk aku
Permalink
Tidak ada Komentar